Pendaftaran Seleksi Calon Pimpinan dan Dewas KPK Dibuka 26 Juni, Ini Persyaratannya

Trending 2 weeks ago

TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Seleksi Komisi Pemberantasan Korupsi alias Pansel KPK telah mulai bekerja untuk melakukan seleksi Calon Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK masa kedudukan 2024 sampai 2029. Pansel KPK pun telah menyampaikan pengumuman pendaftaran nan tertuang dalam surat Nomor 02/Pansel-KPK/06/2024.

Seleksi untuk posisi Capim dan Dewas KPK ini terbuka bagi seluruh penduduk negara Republik Indonesia. Pendaftaran bakal dibuka pada 26 Juni sampai 15 Juli 2024, dan hasil seleksi manajemen bakal diumumkan pada 24 Juli 2024.

Berikut persyaratan nan perlu dipenuhi oleh para pendaftar.

Pimpinan KPK

1. WNI;

2. Bertakwa kepada Tuhan nan Maha Esa;

3. Sehat jasmani dan rohani;

4. Berijazah sarjana norma alias sarjana lain nan mempunyai skill dan pengalaman paling sedikit 15 tahun dalam bagian hukum, ekonomi, keuangan, alias perbankan;

5. Berusia paling rendah 50 tahun alias berilmu sebagai Pimpinan KPK, dan paling tinggi 65 tahun pada proses pemilihan;

6. Tidak pernah melakukan perbuatan tercela;

7. Cakap, jujur, berintegritas, dan bereputasi baik;

8. Tidak menjadi pengurus salah satu partai politik;

9. Melepaskan kedudukan struktural dan/atau kedudukan lainnya selama menjadi personil KPK;

10. Tidak menjalankan profesinya selama menjadi personil KPK; dan

11. Mengumumkan kekayaannya sebelum dan setelah menjabat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dewan Pengawas KPK

1. WNI;

2. Bertakwa kepada Tuhan nan Maha Esa;

Iklan

3. Sehat jasmani dan rohani;

4. Berintegritas, baik moral maupun keteladanan;

5. Berkelakuan baik;

6. Tidak pernah dipidana penjara berasas putusan pengadilan nan telah memperoleh kekuatan norma tetap lantaran melakukan tindak pidana kejahatan nan diancam dengan pidana penjara paling singkat lima tahun;

7. Berusia minimal 55 tahun;

8. Berpendidikan minimal S1;

9. Tidak menjadi personil dan/atau pengurus partai politik;

10. Melepaskan kedudukan struktural alias kedudukan lainnya;

11. Tidak menjalankan profesinya selama menjadi personil Dewan Pengawas KPK; dan

12. Mengumumkan kekayaan kekayaannya sebelum dan setelah menjabat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan nan berlaku.

Selain kudu memerhatikan sejumlah persyaratan, masyarakat nan berkeinginan mengikuti seleksi Calon Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK ini juga perlu memerhatikan tata langkah pendaftaran. 

Untuk Calon Pimpinan KPK dan Dewan Pengawas KPK diwajibkan membikin akun melalui laman apel.setneg.go.id ketika pendaftaran sudah dibuka. Setelah itu, mengisi daftar riwayat hidup di laman nan sama.

Adapun arsip nan perlu disiapkan di antaranya surat lamaran bermaterai Rp 10.000 ditujukan kepada Pansel KPK, pas foto berwarna ukuran 4x6, KTP, NPWP, fotokopi piagam S1 nan dilegalisir, surat pernyataan di atas kertas bermaterai Rp 10.000 dan bertanggal nan menyatakan mempunyai pengalaman sesuai persyaratan, surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari master pada rumah sakit milik pemerintah, dan surat keterangan catatan kepolisian original dan tetap berlaku.

Selain itu, melampirkan surat pernyataan bermaterai Rp 10.000 nan menyatakan tidak menjadi pengurus partai politik, surat pernyataan bermaterai Rp 10.000 nan menyatakan bersedia melepas kedudukan struktural andaikan terpilih, surat pernyataan bermaterai Rp 10.000 nan menyatakan kesediaannya untuk yidaktmenjalankan profesinya selama menjadi personil KPK, dan surat pernyataan bermaterai Rp 10.000 nan menyatakan bersedia mengumumkan kekayaan kekayaannya.

Untuk Calon Pimpinan KPK, diwajibkan membikin makalah dengan tema "Peningkatan Integritas dan Kapasitas KPK dalam Pemberantasan Korupsi" maksimal sepuluh halaman. Sementara untuk Calon Dewan Pengawas KPK, diwajibkan membikin makalah dengan tema "Penguatan Peran Dewan Pengawas KPK dalam Penegakan Etika Pimpinan dan Pegawai KPK" maksimal sepuluh halaman.

Pilihan Editor: Pemimpin Redaksi Media Bertemu Pansel KPK: Minta Garansi Komisioner dan Dewas KPK Independen

More
Source